UPDATE UTAMA — Lionel Messi telah menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Selama lebih dari dua dekade, sang kapten meninggalkan banyak momen penting yang mengubah sejarah sepak bola Argentina.
Messi pertama kali tampil bersama tim senior Argentina pada 2005. Dari seorang pemain muda yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2006, ia kemudian berkembang menjadi kapten yang mengantarkan negaranya meraih Copa America dan Piala Dunia.
Keputusan Messi untuk pensiun dari tim nasional membuat perjalanan tersebut memasuki babak terakhir. Dari sekian banyak pertandingan yang dijalani, ada sejumlah momen yang menjadi bagian paling penting dari kisahnya bersama La Albiceleste.
1. Debut Piala Dunia 2006
Momen pertama yang menjadi bagian penting dari perjalanan Messi bersama Argentina terjadi di Piala Dunia 2006.
Saat itu Messi baru berusia 18 tahun dan sudah dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia. Ia mendapatkan kesempatan tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia ketika Argentina menghadapi Serbia dan Montenegro pada fase grup.
Messi masuk sebagai pemain pengganti dan hanya membutuhkan waktu 13 menit untuk mencetak gol.
Gol tersebut menjadi salah satu penanda awal karier internasionalnya. Meski hanya tampil dalam tiga pertandingan pada turnamen tersebut, debutnya memperlihatkan bahwa Argentina memiliki pemain muda dengan potensi luar biasa.
Empat tahun kemudian, Messi datang ke Piala Dunia dengan status yang jauh lebih besar. Namun, semuanya bermula dari penampilan singkatnya di Jerman pada 2006.
2. Medali Emas Olimpiade Beijing 2008
Dua tahun setelah debutnya di Piala Dunia, Messi meraih salah satu gelar internasional pertamanya bersama Argentina.
Messi memperkuat tim Argentina U-23 pada Olimpiade Beijing 2008. Keikutsertaannya sempat menghadapi persoalan karena Barcelona pada awalnya tidak ingin melepas pemain muda tersebut.
Situasi kemudian berubah setelah pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola, memberikan izin kepada Messi untuk tampil di Olimpiade.
Argentina tampil sangat kuat sepanjang turnamen. Mereka memenangkan seluruh enam pertandingan dan berhasil mempertahankan medali emas yang sebelumnya diraih pada Olimpiade Athena 2004.
Messi tampil dalam lima pertandingan dan mencetak dua gol.
Medali emas Beijing menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan internasional Messi sebelum akhirnya menjadi pemain utama Timnas Argentina senior.
3. Golden Ball Piala Dunia 2014
Piala Dunia 2014 menjadi salah satu turnamen paling emosional dalam karier Messi.
Argentina datang ke Brasil dengan harapan besar. Messi menjadi pusat permainan La Albiceleste dan tampil sangat menentukan sejak fase grup.
Ia mencetak empat gol dalam tiga pertandingan fase grup dan membantu Argentina melangkah ke fase gugur.
Perjalanan Argentina kemudian berlanjut hingga final setelah melewati Swiss, Belgia, dan Belanda.
Namun, trofi Piala Dunia belum menjadi milik Messi saat itu. Argentina kalah 0-1 dari Jerman melalui gol Mario Gotze pada babak perpanjangan waktu.
Meski gagal menjadi juara, Messi tetap mendapatkan penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2014.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas besarnya pengaruh Messi dalam perjalanan Argentina hingga partai final.
4. Mengakhiri Penantian Lewat Copa America 2021
Setelah bertahun-tahun mengalami kegagalan bersama Argentina, Messi akhirnya mendapatkan trofi senior pertamanya bersama tim nasional pada Copa America 2021.
Argentina menghadapi Brasil di final yang berlangsung di Stadion Maracana.
Gol Angel Di Maria menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Argentina menang 1-0 dan akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk meraih trofi internasional senior.
Bagi Messi, gelar tersebut memiliki arti yang sangat besar.
Sebelum turnamen itu, Messi beberapa kali harus menerima kenyataan pahit setelah Argentina gagal di final Copa America dan Piala Dunia. Keberhasilan menjadi juara pada 2021 akhirnya mengubah perjalanan tersebut.
Messi juga dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik turnamen setelah memberikan kontribusi besar sepanjang kompetisi.
5. Mengangkat Trofi Piala Dunia 2022
Jika ada satu momen yang paling melekat dalam perjalanan Messi bersama Argentina, jawabannya adalah final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Argentina menghadapi Prancis dalam salah satu final Piala Dunia paling dramatis sepanjang sejarah.
Messi mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Argentina sempat unggul, tetapi Prancis berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu.
Drama kembali terjadi setelah kedua tim saling mencetak gol. Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Argentina berhasil memenangkan adu penalti dan memastikan gelar Piala Dunia ketiga dalam sejarah mereka.
Messi akhirnya mengangkat trofi yang selama bertahun-tahun menjadi target terbesar dalam karier internasionalnya.
Sepanjang turnamen, Messi mencetak tujuh gol dan memberikan tiga assist. Ia juga kembali meraih Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia.
Kesuksesan tersebut sekaligus membuat Messi menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam sejarah sepak bola Argentina.
Warisan Messi untuk Timnas Argentina
Perjalanan Messi bersama Argentina tidak hanya diukur dari jumlah trofi yang berhasil diraih.
Ia juga menjadi sosok yang mengalami berbagai fase bersama tim nasional. Dari pemain muda yang masih mencari tempat hingga menjadi kapten dan pemimpin generasi juara.
Messi melewati periode sulit ketika Argentina beberapa kali gagal di pertandingan final. Namun, ia tetap bertahan dan akhirnya menikmati periode paling sukses dalam sejarah modern La Albiceleste.
Piala Dunia 2022 menjadi puncak dari perjalanan tersebut.
Catatan Internasional Lionel Messi
Messi menutup karier internasional dengan catatan luar biasa.
Ia mencatat 203 penampilan bersama Timnas Argentina dan mencetak 124 gol. Kedua angka tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Argentina.
Messi juga membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 serta Copa America pada 2021 dan 2024.
Di Piala Dunia, ia mencetak 21 gol sepanjang kariernya dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.
Akhir Perjalanan Messi Bersama Argentina
Setelah lebih dari dua dekade memperkuat Argentina, Messi akhirnya memutuskan mengakhiri karier internasionalnya.
Keputusan tersebut diumumkan pada 31 Agustus 2026. Messi menyampaikan bahwa perjalanan bersama tim nasional telah memberikan pengalaman luar biasa dalam hidupnya.
Ia juga memberikan penghormatan kepada keluarga, pelatih, rekan setim, dan seluruh pihak yang telah mendampinginya selama membela Argentina.
Messi meninggalkan tim nasional setelah mencapai hampir seluruh pencapaian terbesar yang bisa diraih seorang pemain sepak bola bersama negaranya.
Dari debut sebagai pemain berusia 18 tahun pada 2006 hingga mengangkat trofi Piala Dunia di Qatar, perjalanan Messi bersama Argentina menjadi salah satu kisah paling lengkap dalam sejarah sepak bola internasional.

Komentar
Posting Komentar